Translate

Wednesday, 15 March 2017

PUISI

Aku Takut
Oleh : anfaridaaa / PBI’15

Aku takut, Adam
Takut jauh dari kamu
Takut akan datangnya rindu-rindu yang menganga
Rindu yang sebenarnya
Rindu yang direntangkan oleh jarak
Rindu yang sungguh menyiksa hati
Menyiksa raga

Aku takut, Adam
Aku takut kau takut dengan jarak
Aku takut aku takut dengan jarak

Aku takut, Adam
Aku takut kau kalah dengan jarak
Aku takut aku kalah dengan jarak

Aku takut, Adam
Kau berpaling pada bukan aku
Yang tak terpisah jarak

Aku takut, Adam
Aku berpaling pada bukan kau
Yang tak terpisah jarak

Yang tak susah-susah menahan rindu
Yang tak susah-susah menahan tangis
Karena dada yang sesak oleh ribuan rindu

Aku takut, Adam
Aku takut
Adam...

Aku takut kau akan kehilangan aku

Aku takut aku akan kehilangan kau

RESENSI FILM

Tri Jantan Afifullah / PBI’14

The Lord of the Rings


Sekuel terakhir The Lord of the Rings menjadi film terbesar dan terdahsyat milenium ini. Satu dari sedikit film yang berhasil mengangkat sebuah karya sastra menjadi karya film yang sama besarnya, sekaligus sukses secara komersial.

KIAMAT telah lewat. Setelah cincin dilebur ke dalam lava Mount Doom, segala yang jahat dan hitam di atas Middle Earth kemudian runtuh seketika menjadi api. Setelah melalui neraka ini, seperti juga awal dari segala kehidupan, peleburan cincin terkutuk Sauron itu sekaligus menjadi sebuah pengumuman dan pertanda yang telah dinanti: Sauron punah, kejahatan luluh-lantak. Untuk beberapa menit yang dinanti, setelah tiga sekuel trilogi sepanjang sembilan jam, kepada para penonton setia The Lord of the Rings disajikan serangkaian adegan kehancuran Menara Kegelapan Mordor, tempat Sauron—kali ini muncul dengan visualisasi The Eye, sebuah mata besar api yang menatap seluruh kegiatan di atas Middle Earth.


Inilah sebuah klimaks dari perjalanan panjang Froddo Baggins (Elijah Wood), ditemani sahabatnya yang setia dan penuh pengabdian, Samwise Gamgee (Sean Astin), untuk meleburkan cincin berkekuatan tak terbatas yang diinginkan oleh Sang Hitam, Sauron. Seluruh plot dari tiga film seri The Lord of the Rings yang diangkat dari sebuah novel setebal 1.137 halaman karya J.R.R. Tolkien itu sebetulnya sederhana: menyelamatkan dunia dengan memusnahkan sebuah cincin agar Kekuatan Gelap Sauron tak mampu menguasai dunia Middle Earth, sebuah dunia pada abad-abad silam ketika bumi ini masih dihuni oleh Manusia, Peri, Hobbit, Kurcaci, dan selebihnya makhluk-makhluk hitam yang berpihak pada Sauron.

Pada sekuel ketiga, Jackson tidak berlarat-larat menceritakan kembali apa yang terjadi pada The Fellowship of the Rings dan The Two Towers. Ia langsung saja membelah film sepanjang 3 jam 20 menit ini ke dua bagian besar yang nantinya berakhir menjadi satu. Pertama, lanjutan perjalanan Froddo dan Samwise diiringi Gollum/Smeagel (diperankan oleh Andy Serkis dengan kreasi komputer CGI), sebuah makhluk yang di masa lalunya adalah Hobbit yang berevolusi akibat kekuataan cincin itu dan masuk ke tubuh Gollum.

Kedua, kisah Aragorn (Viggo Mortensen)—putra mahkota Kerajaan Gondor yang enggan duduk di takhta kerajaan itu—yang akhirnya kembali ke kerajaannya, tempat ia dititahkan oleh garis tangannya dan demi menjawab keinginan rakyatnya.

Tetapi tentu saja sebelum semua sosok bisa duduk dengan tenteram di atas kerajaan yang aman sentausa, mereka harus melalui sebuah perang besar yang telah ditakdirkan: perang akbar melawan Sauron dan seluruh pasukannya yang terdiri dari berbagai makhluk zalim di atas bumi: gajah bergading empat, sembilan naga bersayap berwajah purba, dan berjuta Orc, makhluk tanpa bentuk yang secara fisik menampilkan kekejian dan simbol dari keburukan dari yang paling buruk.

Seluruh pasukan pembela Middle Earth di bawah pimpinan Aragorn didampingi oleh Penyihir Agung Gandalf (Ian McKellen), Peri Legolas (Orlando Bloom), dan Gimli, sang Kurcaci (John Rhys-Davies). Semua berkuda menuju Minas Tirith, ibu kota Kerajaan Gondor, untuk bertarung dalam sebuah "peperangan terbesar abad ini," demikian ungkap Sang Penyihir Agung Gandalf. Inilah taktik peperangan yang diharapkan akan mengganggu konsentrasi Sauron. Dengan demikian, Froddo dan Samwise bisa tiba di tepi jurang lava untuk memenuhi tugas berat melemparkan cincin terkutuk itu.

Peperangan itu adalah sebuah perayaan sinematik terbesar abad ini, milenium ini. Berjuta makhluk Orc, berpuluh gajah dan naga-naga bersayap seolah melahap pasukan fellowship Kesatria, Peri, dan di sana-sini terdapat Kurcaci dan Hobbit Merry—yang nyempil di atas kuda Eowyn (Miranda Otto), kemenakan perempuan Raja Theoden (Bernard Hill) dari Rohan. Melawan kebesaran dan kekejian dari segala bentuk tak mungkin hanya dengan tekad. 

Mereka hanya terdiri dari rombongan kesatria tangguh dan peri bertekad baja yang pandai memanah bak Arjuna bernama Legolas. Aragorn harus mendengarkan saran Elrond (Hugo Weaving), ayah Arwen—kekasih abadi Aragorn (diperankan oleh aktris jelita Liv Tyler). Apa boleh buat, sesuai dengan saran Elrond, Aragorn harus bersekutu dengan serombongan roh bekas tentara Kerajaan Gondor—yang masih gentayangan di pegunungan karena dikutuk—yang di masa lalu dikenal tak mengenal loyalitas. "Mereka akan patuh di bawah perintah pewaris Gondor yang sejati," kata Elrond, menyerahkan pedang kepada Aragorn. Dan persekutuan itu pun terbentuk. Kekalahan Yang Jahat dan Gelap sudah ditorehkan.

Kedahsyatan film ini tentu saja bukan karena teknologi yang dioptimalkan habis-habisan melalui adegan perang akbar dan berbagai makhluk yang tampak begitu nyata: sosok Gollum ciptaan komputer, yang tampak senyata aktor manusia yang bersanding selama perjalanan; laba-laba Raksasa Shelob yang membuat kita menggigil; atau pemandangan seluruh kawasan Gondor dan benteng-benteng yang merupakan gabungan antara karya kompugrafik dengan footage. Jackson menyelenggarakan "perkimpoian teknologi" itu dengan luar biasa! Superb! Tetapi, di antara kemegahan teknologi, film ini juga tetap menampilkan momen-momen yang tidak hanya menyentuh, tetapi berhasil "merampas" hati.

Perjalanan panjang Froddo dan Samwise, yang bukan hanya diwarnai tantangan dan penderitaan, lebih mengoyak hati karena kesetiaan Samwise yang tak terbantahkan sepanjang zaman. Bahkan ketika Froddo kehilangan kepercayaan akibat hasutan Gollum. "Jangan pergi ke tempat yang tak bisa kuikuti," katanya kepada Froddo berkaca-kaca. Seperti dalam hidup, hanya pada akhir kisah, setelah penuh darah dan air mata, Froddo menyadari bahwa Gollum adalah makhluk yang mengkhianatinya, bukan Samwise yang sudah diusirnya. Di tepi Mount Doom yang dialiri lava, Froddo memberikan pernyataan penting dengan air mata "I'm glad to be with you Samwise Gamgee, here at the end of all days" Dan ucapan itu cukup memancarkan cahaya kegembiraan sang Hobbit yang setia dan penuh pengabdian pada Samwise. Adegan ini sekaligus memperlihatkan, Samwise adalah pahlawan yang sesungguhnya. Froddo adalah simbol keberanian dan ketabahan hati.

Adegan tragis lainnya adalah subplot Faramir (David Wenham), putra dari Denethor, steward (penguasa sementara) dari Minas Tirith. Denathor (diperankan dengan baik oleh John Noble) berduka atas kematian putra sulungnya—dalam sekuel The Two Towers—hingga saat Faramir dalam pingsan, Denethor yang mulai kehilangan ingatan berniat membakar diri dan Faramir hidup-hidup. Adegan-adegan lain lebih merupakan romantisme dalam setiap cerita fantasi: Kepada Pippin, Gandalf bersabda tentang indahnya hidup setelah kematian. 

Sebuah dialog dengan daya puitik; cinta Eowyn pada Aragorn yang tak kunjung berbalas, tapi toh Eowyn—meski pedih—dengan penuh harga diri maju ke medan perang dengan gagah. Sentuhan terakhir adalah cinta abadi Aragorn dengan Arwen—wanita keturunan peri—yang kemudian ditunjukkan melalui sebuah ciuman penuh gairah di depan khalayak rakyat. Viggo Mortensen adalah satu dari sedikit aktor yang mampu menunjukkan seni peran laga yang heroik sekaligus kegairahan cinta melalui sepasang matanya yang tajam. Dan dialah raja yang ditunggu bertahun lamanya oleh rakyatnya (dan oleh penontonnya yang kerap tak mampu bernapas karena ketampanannya!).

The Lord of the Rings: The Return of the King menjadi karya agung abad ini. Novel yang penuh dengan inspirasi legenda dan sejarah yang diangkat menjadi film epik ini akan menjadi barometer terpenting dalam sejarah perfilman dunia bagi mereka yang berikutnya akan membuat sebuah film epik. Sutradara Peter Weir (Master and Commander: the Far Side of the World), Anthony Mingella (The Cold Mountain), Edward Zwicks (The Last Samurai) layak mendapatkan nominasi penghargaan Academy Awards. Tetapi adalah Peter Jackson, sutradara trilogi The Lord of the Rings, yang layak memborong penghargaan tahunan ini. 

RESENSI FILM

Naili Umamah / Akuntansi’15

69a39eb7-2725-44fb-9d10-e6d06520d16e.jpg

Judul Film  : Surga yang Tak Dirindukan 2.
Produser : Manoj Punjabi.
Sutradara : Hanung Bramantyo.
Penulis Naskah : Alim Sudio, Hanung Bramantyo, Manoj Punjabi.
Genre : Drama
Pemeran :
1.      Laudya Cynthia Bella sebagai Arini.
2.      Raline Shah sebagai Meirose.
3.      Fedi Nuril sebagai Pras.
4.      Reza Rahardia sebagai Dr. Syarif.
5.      Sandrina Michelle sebagai Nadia.
6.      Keefe Bazli sebagai Akbar.
A.    Sinopsis
Tanpa sengaja Arini bertemu dengan Meirose, pertemuan itu membuat Meirose menjadi ragu atas pilihan hidupnya yang selama ini dijalani. Arini begitu tulus mengasihi Akbar anak Meirose yang telah diambil dua tahun yang lalu, ia sangat meninginkan Meirose dan Akbar untuk kembali kepada Pras. Ditambah lagi sosok Pras yang datang dihadapan Meirose semakin membuatnya tak mampu mengingkari bahwa cintannya kepada pria bijak itu sangat besar. Arini yang didukung juga oleh anaknya Nadia, mereka berusaha keras agar Meirose bisa kembali kepada Pras.

Meirose berada pada kondisi kebingungan, apakah ia harus maju pada kehidupannya yang baru, dimana ia tidak tau apa yang terjadi kedepannya, atau dia harus mundur pada kehidupan dulu yang telah ia lupakan selama ini, namun member janji kepada kehidupannya nanti.

Mengapa Arini sangat bersih keras bersaha untuk membujuk Meirose agar kembali kepada Pras dan menjadi bagian dari keluarganya yang harmonis? Bagaimana sikap Pras, akankah dia mau menerima Meirose kembali? Disisi lain dia juga ragu, apakah dia bisa bersikap adil apabila berpoligami? Dan siapa itu Dr. Syarief yang tiba tiba Muncul di tengah ermasalah keluarga Pras dan Arini?

B.     Resensi Film
Film ini berawal dari kembalinya Meirose dalam keluarga bahagia Pras dan Arini. Maksud kedatangan Meirose adalah untuk mengambil Akbar putranya untuk diboyong pergi menemui kakeknya yang berada di Budapest Ibu Kota Hongaria. Di Budapest inilah sebuah konflik yang rumit bermula.

Dua tahun telah berlalu, Arini mendapatkan kesempatan pergi ke Budapest untuk mempromosikan buku barunya. Sesaat tiba disana kemudian melaksanakan Sholat dzuhur di salah satu masjid, Arini bertemu dengan sosok anak kecil yang tidak lain itu adalah Akbar putra Meiros.Dengan hati yang tak menentu, Arini tidak menyangka bahwa ia akan bertemu kembali dengan Meirose dan Akbar di Negara yang ta pernah terfikirkan itu. Arini spontan memeluk Meirose dengan senyum lebar di bibirnya dan memanggil nadia untuk menyambut mereka.

Di lain hari mereka membuat janji untuk bertemu kembali, lalu Meirose menceritakan kehidupannya kepada Arini selama dua tahun di Budapest. Satu hari mereka habiskan waktu untuk jalan jalan bersama. Setelah berpisah Arini dan Nadia bergegas untuk pulang, saat menikmati suasana jalan pulang Arini jatuh pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Disinilah Arini Bertemu dengan sosok Dr. Syarief yang berlatar belakang sebagai lelaki yang jatuh cinta dengan Meirose. Tak diduga setelah diperiksa Dr. Syarief menemukan kanker stadium akhir pada diri Arini. Kanker tersebut merupakan kanker lanjutan yang pernah diderita Arini semasa dulu. Dr. syarif mengatakan bahwa umur Arini tidak lama lagi. Dibalik percakapan mereka, ternyata didengar oleh Nadia yang telah lama berdiri di dalam kamar mandi ruang pasien. Hati yang hancur, fikiran yang tertuju pada keluarga kecilnya, dan air mata yang terus mengalir di pipi, Arini sangat terpukul sekali atas pernyataan Dr. Syarief, lalu ia berinisiatif untuk membujuk Meirose kembali menjadi bagian dari keluarganya lagi, dan menggantikan dirinya sebagai istri Pras sekaligus Bunda dari Nadia. Tanpa memberitahu apa yang terjadi akan dirinya saat itu kepada orang lain, Arini mengira bahwa hal tersebut akan jauh lebih baik. Mengetahui impian terbesar bundanya tersebut, Nadia diam diam mendukung dan membantu Bundanya untuk membuat Meirose rujuk dengan Ayahnya Pras.

Pras tiba di Alamat yang diberikan oleh Arini kepadanya, alamat tersebut adalah alamat tempat tinggal Meirose di Budapest. Sesuai dengan rencana arini bahwa ia ingin mempertemukan Meirose dengan Pras. Didalam rumah tersebut mereka seperti sebuah keluarga yang harmonis, menceritakan kehidupan masing masing setelah dua tahun tidak pernah bertemu.

Saat makan malam bersama dengan partner kerja Pras yang kebetulan berada di Budapest, mendadak Arini jatuh Pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Pras telah mengetahui semua, mengetahui apa yang di derita oleh istrinya dari keterangan Dr. Syarief. Arini memberikan permohonan kepada Pras agar menikah lagi dengan Meirose dan menggantikan posisi Arini demi kebutuhan keluarganya. Pras menolak permohonan Arini tersebut, tetapi dengan usaha dan bujukan Arini akhirnya Pras menerima permohonannya. Keesokan harinya Arini dan Pras pergi kerumah Meirose untuk membicarakan keinginan  Arini, tidak selang beberapa menit tibalah sosok pria yang sangat mencintai Meirose yaitu Dr. Syarief. Pras dan Arini terkejut karena mengetahui bahwa Dr. Syarif ternyata mempunyai perasaan terhadap Meirose. Akhirnya mereka bergegas untuk pulang. Dalam perjalan Arini berfikir keras, sehingga membuatnya pingsan dan masuk rumah sakit lagi. Semakin hari kondisi Arini semakin menurun. Dihadapan Pras, Meirose, Dr. Syarief dan Nadia Arini mengucapkan permintaan terkakhirnya yaitu menginginkan Meirose untuk menggantikan posisinya sebagi istri Pras dan Bunda Nadia. Arini Menghembuskan nafas terakhirnya saat melaksanakan sholat berjamaah bersama. Atas persetujuan Dr. Syarief dan kesediaan Meirose, Pras melangsungkan pernikahannya dengan Meirose.
C.    Kelemahan
Film ini terkesan condong pada konflik cerita, dimana Arini yang merasakan tekanan batin secara terus menerus karena di hantui oleh fikiran bagaimana keluarganya nanti jika ia meninggal dunia.
D.    Kelebihan Film

Film ini memeberikan banyak pelajaran dan pesan kepada penonton. Terutama adalah soal keikhlasan. Bagaimana sesorang wanita yang mengikhlaskan segalanya demi keutuhan keluarganya dan bagaimana keihklasan sesorang pria yang mengorbankan perasaanya demi orang yang dicintainya bahagia. Dalam film ini juga banyak adegan yang mengharukan dan menyentuh hati penonton.

OPINI

Pendidikan Karakter  Membentuk Negara beradab [BUKAN] Negara Biadab.
Nia Puji Lestari / Matematika’14

Pendidikan adalah hal yang dianggap paling penting didunia ini. Karena dunia ini membutuhkan orang-orang yang berpendidikan untuk menjadikan suatu negara menjadi negara maju. Tidak hanya itu pendidikan pun kini sebagai tonggak atau pondasi harga diri seseorang. Semakin tinggi pendidikan mereka maka semakin tinggi pula penghargaan yang diberikan masyarakat. Selain pendidikan kini karakterpun ikut andil dalam penetuaan penghargaan. Dizaman yang serba modern ini, seseorang tidak hanya dilihat dari seberapa tinggi pendidikan atau gelar yang ia raih tetapi juga karakter pribadi setiap orang menjadi sebuah pertimbangan.

Pendidikan disekolah saat ini masih banyak yang mementingkan aspek kognitif daripada aspek psikomotoriknya. Padahal jika kita lihat dan kita cermati didunia masyarakat yang paling sering menjadi pembicaraan adalah etika atau perilaku seseorang. Ketika etika seseorang dimasyarakat sudah tercoreng maka setinggi tingginya gelar yang ia punya tidak ada harganya lagi. Seperti pepatah jawa “ajining diri gumanthung ana ing lathi. Ajining raga dumunung ana ing busana.” Harga diri seseorang bergantung pada cara dia berbicara, cara dia berpaikan dan perilaku dia dimasyarakat. Dapat kita simpulkan bahwa kecerdasan emosional dan sosial berperan sekitar 80% dalam kehidupan, sedangkan kecerdasan intelektual hanya berperan 20% dalam kehidupan bermasyarakat.

Banyak nilai-nilai karakter yang harus kita tanamkan kepada anak-anak, kejujuran misalnya. Melihat negara yang semakin bubrah dan ketidakadilan merajelala disetiap penjuru, kini kejujuran sangatlah berperan penting untuk membasmi semua itu. Pendidikan karakter disinilah yang berperan menciptakan negara beradab bukanlah negara yang biadab.

Membentuk manusia yang berkarakter bukanlah hal yang mudah dan cepat. Semua itu tak semudah dan secepat membalikkan telapak tangan. Hal tersebut memerlukan upaya yang rutin atau terus menerus. Diperlukan sejumlah waktu untuk membuat itu menjadi watak atau tabiat seseorang.
Dewasa ini, banyak sekali aktivitas generasi muda yang menyimpang dari nilai nilai karakter yang baik. Bahkan aktivitas para petinggi negara pun menjadi momok terbesar dinegara ini. Menurut CNN Indonesia, jumlah perkara korupsi tahun 2016 sebanyak 453 perkara. Menempati urutan kedua setelah kasus narkotik yang mencapai 800 perkara.


Pendidikan karakter ini mutlak diperlukan untuk keangsungan hidup bangsa ini. Tidak hanya disekolah saja melainkan dirumah dan dilingkungan sosial. Tahun 2045, anak-anak masa kini akan menghadapi persaingan dengan rekan-rekannya dari berbagai belahan dunia. Bahkan kita yang masih berkarya pada tahun itu pun akan merasakan hal yang sama. Tuntutan kualitas sumber daya manusia pada tahun 2045 tentunya membutuhkan seseorang yang memiliki karakter yang baik.


Sekarang mulai banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang mulai menerapkan pendidikan karakter sebagai mata pelajaran. Mereka diajarkan bagaimana cara bertingkah laku kepada orang yang lebih tua darinya, bagaimana cara memberlakukan sikap kepada orang yang lebih muda darinya dan diajarkan beberapa hal yang dapat membentuk karakter yang baik. Sebenarnya pendidikan karakter tak perludijadikan sebuah mata pelajaran. Jika pendidikan karakter disekolah hanya disampaikan oleh guru tertentu maka harapan yang ingin dibangun takkan mudah dicapai. Seharusnya setiap guru mata pelajaran selalu memberikan materi pendidikan karakter disela-sela pembelajaran. Dengan begitu maka siswa akan lebih sering diingatkan dan akan selalu ingat jika setiap guru yang mengajar selalu memberikan nilai-nilai karakter. Tidak hanya itu peran orang tua menjadi barisan pertama yang harus dikuatkan untuk membentuk karakter anak. Lewat pendekatan orang tua maka kepribadian anak akan terbentuk dan tersusun dengan baik. Maka disinilah peran orang tua yang paling bertanggungjawab dalam membentuk generasi muda yang berkarakter yang baik. Serta memiliki kompetenn yang berkualitas untuk menjawab tantangan ditahun 2045. Dimana tahun tersebut merupakan puncak generasi emas indonesia.

OPINI

WISELY USE
Nindy Hapsari / B. Inggris’14

Caution:This is just an opinion of mine. Probably, it has different view with others. Iwrote this because there is an anxiety of myself about social media.

Baru-baru ini banyak hal yang membuat ku resah atau pun berfikir kenapa hal ini dapat terjadi? Apa yang salah dengan ini? Apa solusi dari semua ini?Pertanyaan demi pertanyaan itu berputar-putar dalam otak.

Tahu sendirikan apa yang terjadi pada negeri tercinta ini? Yep, berita palsu atau bisa disebut HOAX. Banyak banget berita yang malang melintang di sosial media, entah itu benar atau tidaknya. Lebih parahnya lagi berita semacam ini bikin orang-orang yang baca percaya-percaya aja. Kenyataanya sebagian orang Indonesia belum bisa bedaain mana yang bener dan mana gak bener. Pernah aku tanya sama salah satu temanku dan jawabannya bikin gemay“kamu kalau baca-baca berita kayak gitu kamu cari lagi gak sumber lain sampai ketemu yang valid?” dan dia jawab “keseringan gak sih”.
Ada lagi orang yang baca berita hanya lihat headlinenya aja tanpa liat isinya. Oh man, kalau kayak gitu gimana caranya mau ngebandingin berita satu dengan berita yang lain. Orang kayak gini mungkin gampang banget buat diprovokasi dengan berita-berita yang gak jelas sumbernya dan keakuratannya. Dan ini diperparah dengan maraknya protal online yang seenaknya bikin berita yang memancing “provokatif”. Apalagi sebagian orang Indonesia gampang terpancing dengan berita-berita semacam ini (walapun gak semua orang Indonesia, ada juga orang Indonesia yang dapet memfilter suatu berita)

Jujur terkadang aku juga pernah mendapatkan kebingungan akan kebenaran dalam berita itu. Benar gak sih? Masak sih? Alay banget sih isi beritanya. Ada lagi,  ini berita yang satu ngomong kayak gini, berita satunya ngomong kayak gini, yang bener mana coy. This is make me confuse to read, coy. Walaupun aku bukan tipe orang yang percaya langsung dengan hal-hal yang diberatin. Akan tetapi apa jadinya kalau ada orang yang mempunyai cara berfikir “judgment”? 
Awalnya aku biasaaja buat  nanggepin berita yang beredar tapi lama kelamaan risih juga ya baca-baca beritanya. Apalagi berita itu di share dari facebook, twitter, instagram atau medsos lainnya. Alhamdulilahnya, twitterku aman-aman aja dengen berita semacam HOAX. Ada juga temanku sampai-sampai block semua akun yang cancer banget ditwitternya, alasan ya karena dia gak mau terpengaruh dengan berita yang bikin memecah belah bangsa. 

Menurutku media sosial itu diciptakan untuk saling mengisi ketidaktahuan menjadi tahu tanpa embel-embel kebohongan. Media sosial diciptakan untuk sharing bukan seperti ini, menyebarkan berita yang tidak memiliki fakta yang kuat.
Buat ngehindari berita-berita kayak gini, menurutku tentunya kita harus banyak baca dan cari referensi maupun sudut pandang yang berbeda. Pokoknya kita tuh harus open mind dalam mencari maupun membaca suatu berita. Start to think guys.

Love,

Nindy

OPINI

Pentingkah sekolah inklusi?

Novita Dwi Wahyuni / Matematika’15


Saat ini sekolah inklusi sudah banyak tersebar diseluruh indonesia, namun banyak masyarakat yang belum mengenal sekolah inklusi yang sebenarnya. Tak jarang banyak orang tua yang enggan menyekolahkan anaknya di sekolah inklusi, dikarenakan masyarakat berfikir bahwa sekolah inklusi adalah sekolah untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus. Padahal sekolah inklusi adalah sekolah untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus dan juga untuk anak-anak normal yang tidak memelukan perlakuan khusus, sekolah inklusi memiliki banyak manfaat yaitu para murud dapat saling membaur, mengetahui serta menerima kekurangan satu sama lain. Sekolah inklusi juga memiliki Tujuan yang sama dengan sekolah umum lainnya, Akan tetapi cara penerapannya agak berbeda.

Namun, kondisi ini belum sepenuhnya disadari oleh para orangtua tentang pendidikan anak yang memerlukan kebutuhan khusus. Justru terkadang orangtua lebih cenderung tidak menganggap penting pendidikan bagi mereka. Bahkan terkadang orangtua malu untuk menyekolahkan anak-anak mereka yang berkebutuhan khusus disekolah inklusi karena anak-anak mereka akan bergabung dengan anak-anak normal. Padahal disekolah inklusi guru akan mengajarkan bagaimana anak-anak akan berbaur dengan teman-temannya yang membutuhkan perlakuan khusus untuk dapat saling menerima kekurangan satu sama lainnya.

Pendidikan anak adalah tanggung jawab orangtua. Pendidikan tidak hanya didapatkan anak disekolah saja, tetapi di lingkungan keluarga sangatlah dibutuhkan. Lingkungan yang paling baik untuk anak sebernanya adalah lingkungan keluarga, terutama anak-anak berkebutuhan khusus. Peran orangtua sangat dibutuhkan disini karena orangtua akan lebih sabar mengajarkan anak-anaknya dalam mengenal hal-hal yang baru.

Semoga pendidikan inklusi diindonesia dapat berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat oleh pemerintah. Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus hendaknya berperan aktif dalam mensosialisasikan kepada orangtua lainnya, agar semua anak diindonesia terutama yang memiliki berkebutuhan khusus mendapatkan pendidikan yang seharusnya. Serta sekolalah seharusnya mempunyai sarana dan prasarana yang memadai atau benar-benar lengkap untuk menunjang kegiatan proses belajar mengajar disekolah.

ARTIKEL

Lebih Baik Vapor Si Rokok Elektrik Atau Rokok Konvensional

Ririn Nur Ika / Matematika'15

Vapor atau yang dikenal sebagai rokok elektrik kini merupakan sebuah pilihan sebagai pengganti rokok oleh sebagian perokok. Bahkan vapor telah menjadi sebuah gaya hidup baru bagi pencinta lifestyle di berbagai kota besar di Indonesia bahkan dunia. Berbeda dengan rokok konvesional yang melalui proses pembakaran tembakau dengan menyulut api, sesuai namanya rokok elektrik atau vapor merupakan suatu perangkat yang menggunakan tenaga baterai. Banyak orang yang mengatakan bahwa vapormerupakan sebuah alternatif dari produk tembakau sebagai pengganti rokok konvensionalyang tetapmemberikan efek sama seperti merokok konvensional.vapor memberikan rasa dan sensasi fisik yang hampir sama dengan asap tembakau hirup. Tetapi di dalam proses di perusahaan tidak melibatkan tembakau, asap atau pembakaran. Pada dasarnya vapor adalah hasil penguapan dari cairan yang diteteskan ke kapas yang telah dipanaskan oleh listrik.Berbeda dengan rokok konvensional yang hanya berbentuk tabung memanjang, bentuk rokok elektrik terdiri dari bentuk pen, portable dan dekstop.

Akhir-akhir ini banyak simpang siur terjadi diantara para perokok dan masih menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Banyak yang menilai rokok elektrik lebih sehat untuk tubuh atau mengatakan bahwa lebih berbahaya untuk tubuh dibanding rokok konvensional, tetapi hal tersebut belum terjamin kebenarannya karena belum ada penelitian yang menyatakan kebaikan maupun keburukan rokok elektrik sampai sekarang. Tetapi para pengguna vapor atau rokok elektrik tetap harus wapada. Rokok ini sudah diteliti Asosiasi paru-paru di Amerika yang hasilnya belum dinyatakan 100% aman. Sebab masih bisa berpotensi menyebabkan penyakit kanker, asama, radang paru-paru dan penyakit jantung sebagai akibat dari zat kimia yang dikandungnya. Oleh sebab itu, WHO dan BPOM masih menunggu penelitian lanjutan untuk menyatakan keamanan penggunaan rokok elektrik jangka panjang.

Di dalam tabung vapor terdapat liquid atau cairan yang dipanaskan yang akan berubah menjadi asap atau uap. Cairan dari vapor ini merupakan campuran dari PG + VG + beberapa perasa yang bahannya tak beda dengan perasa kue.Terdapat aneka liquid jadi yang bisa langsung digunakan baik buatan lokal ataupun import. Dari harga puluhan ribu hingga ratusan ribu. Tiap jenis liquid ini mempunyai rasa yang khas dan berbeda tergantung dari peracik dan bahannya. Rasa dari liquid umumnya dapat dibagi menjadi 3, yaitu rasa buah yang seperti buah-buahan, rasa cream seperti kopi, tiramisu, cake dan rasa tembakau. Dari 3 jenis tersebut bisa didapat ratusan variasi rasa. Pembuatan liquid ini tidak serta merta tinggal campur dan langsung jadi. Karena dibutuhkan waktu dan kesabaran dalam meramunya, Setelah melakukan mixing, untuk mendapatkan hasil optimal dilakukan proses mengendapkan dan mengeluarkan oksigen dari liquid, dan menyimpan liquid di tempat yg gelap, terhindar dari cahaya selama beberapa minggu agar didapat rasa yang sempurna.
Dari bahan-bahan yang berbeda, diperoleh juga hasil yang berbeda. 

Sehingga dapat terlihat perbedaan vapor dengan rokok konvensioanal antara lain:

11.  Hasil Akhir.Hasil yang dikeluarkan dari sesorang yang menghisap vapor adalah uap sedangkan untuk rokok adalah asap.
22.Warna. Uap yang dikeluarkan oleh vapor berwarna putih bersih dan untuk rokok konvensional berwarna putih kecoklatan.
33.   Ketebalan. Vapor mengeluarkan uap yang sangat tebal sedangkan rokok hanya sedikit asap.
44.  Bau atau rasa. Rokok mengeluarkan bau yang menyengat dari hasil pembakaran tembakau sedangkan vapor mengelurkan bau yang berbeda-beda tergantung dari liquid yang dipakai rasa buah-buhan atau creami.
55. Kandungan Tar. Vapor tidak mengandung tar yang meninggalkan bekas kuning di pakaian atau gigi, kalau rokok konvensional akan menyebabkan gigi menjadi kuning.
66. Dampak lingkungan Selain asap, rokok juga meninggalkan sampah berupa abu, bungkus rokok dan untuk rokok filter akan meninggalkan gabus yang terdapat pada bagian pangkalnya. Untuk vapor ini akan meninggalkan uap dan apabila terjadi kerusakan pada alat vapor serta tidak bisa di perbaiki akan mencemari lingkungan.
8   7. Dampak buruk terhadap pengguna Rokok konvensional kadang-kadang dapat memercikkan tembakau yang sedang terbakar sehingga dapat menyebabkan baju bolong atau luka kecil, untuk vapor tidak menimbulkan seperti itu tetapi ketika anda memakai alat vapor yang kualitasnya tidak terjamin dapat menimbulkan ledakan yang dampaknya begitu buruk.
88. Segi Harga Dari segi harga vapor di klaim lebih murah dari rokok konvensional, tetapi untuk modal awalnya harus menggeluarkan uang yang lumayan. Dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Setelah mempunyai alatnya anda cukup mengeluarkan uang untuk biaya perawatan dan membeli Liquid sekitar 100.000 rupiah. Untuk rokok konvensional anda hanya perlu investasi awal berupa korek api dengan harga 2000 rupiah setlah itu anda tinggal membeli rokoknya dengan harga 10.000 sampai 20.000 perbungkus.
99.  Peraturan pemerintah Rokok mempunyai peraturan khusus yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 109 tahun 2012 sedangkan untuk vapor masih abu-abu, belum ada undang-undang yang mengaturnya di indonesia.
110.  Dari beberapa perokok yang berusaha untuk berhenti, mereka yang menggunakan rokok elektrik merasa lebih dapat menahan keinginan mereka daripada yang tidak menggunakan vapor.Dapat menahan rasa ingin merokok bagi mantan perokok dan mengurangi efek kecanduan pada perokok.
Penulis hanya menjabarkan beberapa diantara banyak perbedaan rokok elektrik dan rokok konvensional.Walaupun vapor terlihat baik,namun lebih baik lagi tidak menggunakan vapor maupun rokok konvensional.

Ads Inside Post